Jumat, 24 Mei 2019

Beli Bibit Puyuh Petelur

Beli Bibit Puyuh Petelur


Beli Bibit Puyuh Petelur - Informasi Lebih lanjut Telp 082136783880 Jual Bibit Puyuh Berkualitas. Seluruh wilayah jawa bisa kirim langsung sampai kandang bayar setelah sampai. Luar jawa kirim via cargo pesawat.

Dibawah ini yaitu serba-serbi budidaya burung puyuh di mulai dengan peristiwa singkat burung puyuh, utama budidaya burung puyuh, beberapa jenis burung puyuh, manfaat burung puyuh, persyaratan lokasi budidaya burung puyuh, pedoman tekhnis budidaya burung puyuh, hama serta penyakit burung puyuh dan lain-lain.

1. Sejarah Singkat
Puyuh adalah jenis burung yang tidak dapat terbang, ukuran tubuh relatif kecil, berkaki pendek dan bisa diadu. Burung puyuh dimaksud pun Gemak (Bhs. Jawa-Indonesia). Bahasa asingnya dimaksud "Quail", merupakan bangsa burung (liar) yang pertama kali diternakan di Amerika Serikat, tahun 1870. serta terus di kembangkan ke seluruh dunia. Sedangkan di Indonesia puyuh mulai diketahui, serta diternak semenjak akhir tahun 1979. saat ini mulai bermunculan di kandang-kandang ternak yg ada pada Indonesia.



Beli Bibit Puyuh Petelur


Jl. Dr. Moh. Hatta No.4, Kota Blitar, Jawa Timur


082136783880
q

Beli Bibit Puyuh Petelur

Beli Bibit Puyuh Petelur


2. Sentral Peternakan
Sentral Peternakan burung puyuh banyak terdapat di Sumatera, Jawa Barat, Jawa Timur serta Jawa Tengah

3. Style
Kelas : Aves (Bangsa Burung)
Ordo : Galiformes
Sub Ordo : Phasianoidae
Famili : Phasianidae
Sub Famili : Phasianinae
Genus : Coturnix
Species : Coturnix-coturnix Japonica

4. Faedah
- Telur dan dagingnya memiliki nilai gizi dan perasaan yang lezat
- Bulunya jadi bahan beragam kerajinan atau perabot rumah tangga lainnya
- Kotorannya sebagai pupuk kandang atau kompos yang baik bisa dipakai sebagai pupuk tanaman

5. Persyaratan tempat
Lokasi jauh dari keramaian serta pemukiman penduduk
Lokasi mempunyai trick transportasi, khususnya arah sapronak serta jalur-jalur pemasaran
Lokasi terpilih bebas dari wabah penyakit
Bukan merupakan daerah kerap banjir
Merupakan daerah yang senantiasa mendapat sirkulasi udara yg baik.

6. Dasar tehnik Budidaya
Penyiapan Sarana serta perabotan

Perkandangan
Dalam mode perkandangan yang butuh jadi perhatian yaitu temperatur kandang yang bagus atau normal kira-kira 20-25 derajat C; kelembapan kandang kira-kira 30-80%; penerangan kandang pada siang hari cukup 25-40 watt, sedang malam hari 40-60 watt (perihal ini berlaku buat cuaca mendung/musim hujan). Tata letak kandang sebaiknya dirapikan biar cahaya matahari pagi dapat masuk ke dalam kandang. mode kandang puyuh ada 2 (dua) jenis yg biasa diterapkan ialah sistem litter (lantai sekam) serta sistem sangkar (batere). Ukuran kandang untuk 1 m 2 dapat diisi 90-100 ekor anak puyuh, selanjuntnya menjadi 60 ekor untuk usia 10 hari sampai terlepas masa anakan. paling akhir menjadi 40 ekor/m 2 sampai periode bertelur. Adapun kandang yang biasa dimanfaatkan dalam budidaya burung puyuh yaitu:

Kandang buat induk pembibitan
Kandang ini berpegaruh langsung pada produktifitas dan potensi mneghasilkan telur yang memiliki kualitas. Besar atau ukuran kandang yang akan diperlukan harus sesuai dengan banyaknya puyuh yang dapat dipelihara. bagusnya satu ekor puyuh dewasamembutuhkan luas kandang 200 m2.

Kandang untuk induk petelur
Kandang ini memiliki fungsi sebagai kandang untuk induk pembibit. Kandang ini punya bentuk, ukuran, serta kebutuhan perabotan yg sama. Kepadatan kandang semakin besar namun bisa juga sama.

Kandang untuk anak puyuh/umur stater(kandang indukan)
Kandang ini adalah kandang bagi anak puyuh pada umur starter, adalah mulai umur sehari sampai dengan dua sampai tiga minggu. Kandang ini memiliki fungsi buat mengawasi supaya anak puyuh yg masih butuh pemanasan itu konsisten terlindung dan mendapat panas yang sama dengan keperluan. Kandang ini perlu diperlengkapi alat pemanas. kebanyakan ukuran yang seringkali dipakai adalah lebar 100 cm, panjang 100 cm, tinggi 40 cm, dan tinggi kaki 50 cm. (cukuplah berisi 90-100 ekor anak puyuh).

Kandang buat puyuh usia grower (3-6 minggu) serta layer (lebih dari 6 minggu)
Bentuk, ukuran ataupun peralatannya sama dengan kandang untuk induk petelur. Alas kandang umumnya berbentuk kawat ram.


Mode Kandang buat Layer
perabotan
perabotan kandang berbentuk tempat makan, tempat minum, tempat bertelur serta tempat obat-obatan.
Penyiapan Bibit.

Yg perlu diperhatikan oleh peternak sebelum memulai usahanya, merupakan memahami 3 (tiga) unsur produksi upaya perternakan yaitu bibit/pembibitan, pakan (ransum) serta pengurusan usaha peternakan.

Pemilihan bibit burung puyuh sesuai dengan maksud pemeliharaan, ada 3 (tiga) macam maksud pemeliharaan burung puyuh, adalah:

a. Buat produksi telur mengonsumsi, di pilih bibit puyuh type ketam betina yang sehat atau bebas dari kerier penyakit.
b. Buat produksi daging puyuh, diseleksi bibit puyuh jantan dan puyuh petelur afkiran.
c. Untuk pembibitan atau produksi telur tetas, dipilih bibit puyuh betina yg baik produksi telurnya dan puyuh jantan yg sehat yang siap membuahi puyuh betina agar bisa menjamin telur tetas yang baik.

Pemeliharaan
1) Sanitasi serta aksi Preventif
untuk mengontrol timbulnya penyakit pada pemeliharaan puyuh kebersihan lingkungan kandang dan vaksinasi terhadap puyuh butuh dijalankan sedini
mungkin.

2) Pengontrolan Penyakit
Pengontrolan penyakit dilakukan sewaktu-waktu serta jikalau ada pertanda yang kurang sehat terhadap puyuh harus segera dilakukan penyembuhan sama dengan petunjuk dokter hewan atau dinas peternakan setempat atau petunjuk dari Poultry Shoup.

3) Pemberian Pakan
Ransum (pakan) yang bisa diberikan buat puyuh terdiri dalam sejumlah bentuk, yakni: bentuk pallet, remah-remah serta tepung. lantaran puyuh yang menyukai usil memtuk temannya akan punyai kegiatan dengan mematuk-matuk pakannya. Pemberian ransum puyuh anakan dikasihkan 2 (dua) kali satu hari pagi dan siang. dan puyuh remaja/dewasa diberikan ransum cuma 1x satu hari yakni pada pagi hari. untuk pemberian minum pada anak puyuh pada bibitan terus-terusan.

4) Pemberian Vaksinasi dan Obat
Pada umur 4-7 hari puyuh di vaksinasi dengan dosis separo dari dosis untuk ayam. Vaksin bisa dikasihkan melalui tetes mata (intra okuler) atau air minum (peroral). Pemberian obat selekasnya dilakukan kalau puyuh terlihat gejala-gejala sakit dengan mengharap dukungan saran dari PPL setempat maupun dari toko peternakan (Poultry Shoup), yang berada pada dekat Anda beternak puyuh.

7. Hama dan Penyakit
Radang usus (Quail enteritis)
Yang menimbulkan: bakteri anerobik yg membuat spora dan menyerang usus, sehingga muncul pearadangan pada usus.
Gejala: puyuh nampak lesu, mata tertutup, bulu kelihatan kusam, kotoran berair serta mempunyai kandungan asam urat.
Pengendalian: memperbaiki tata laksana pemeliharaan, dan memisashkan burung puyuh yg sehat dari yg telah terinfeksi.

Tetelo (NCD/New Casstle Diseae)
Gejala: puyuh sulit bernafas, batuk-batuk, bersin, muncul bunyi ngorok, lesu, mata ngantuk, sayap terkulasi, kadang-kadang berdarah, tinja encer kehijauan yang
spesifik adanya tanda-tanda "tortikolis"yaitu kepala memutar-mutar tak menentu serta lumpuh.
Pengendalian:
mengawasi kebersihan lingkungan dan peralatan yg tercemar virus, binatang vektor penyakit tetelo, ayam yg mati segera dibakar/dibuang;
pisahkan ayam yang sakit, mencegah tamu masuk lahan peternakan tiada busana yang mensucihamakan/ steril serta lakukan vaksinasi NCD. Sampai sekarang belumlah ada obatnya.

Berak putih / Kapur (Pullorum)
Penyebab: Kuman Salmonella pullorum serta merupakan penyakit menyerang.
Gejala: kotoran berwarna putih, nafsu makan hilang, sesak nafas, bulu-bulu mengerut dan sayap lemah menggantung.
Pengendalian: sama dengan pengendalian penyakit tetelo.

Berak darah (Coccidiosis)
Tanda-tanda: tinja berdarah dan mencret, nafsu makan kurang, sayap terkulasi, bulu kusam menggigil kedinginan.
Pengendalian:
mengawasi kebersihan lingkungaan, menjaga litter masih kering;
dengan Tetra Chloine Capsule dikasihkan lewat mulut; Noxal, Trisula Zuco tablet dilarutkan dalam air minum atau sulfaqui moxaline, amprolium, cxaldayocox

Cacar Unggas (Fowl Pox)
Yang menimbulkan: Poxvirus, menyerang bangsa unggas dari semua usia serta style kelamin.
tanda-tanda: imbulnya keropeng-keropeng pada kulit yg tidak berbulu, seperti pial, kaki, mulut dan farink yang bila dilepaskan dapat keluarkan darah.
Pengendalian: vaksin dipteria dan mengisolasi kandang atau puyuh yg terinfksi.

Quail Bronchitis
Yang menimbulkan: Quail bronchitis virus (adenovirus) yang punya sifat amat menyebar.
tanda-tanda: puyuh terlihat lesu, bulu kusam, gemetar, sulit bernafas, batuk serta bersi, mata dan hidung terkadang mengeluarkan lendir serta kadang-kadang kepala dan leher rada terpuntir.
Pengendalian: pemberian pakan yang bergizi dengan sanitasi yang ideal.

Aspergillosis
Penyebab: cendawan Aspergillus fumigatus.
Gejala: Puyuh mengalami masalah pernapasan, mata terbentuk lapisan putih mirip keju, mengantuk, nafsu makan menyusut.
Pengendalian: melakukan perbaikan sanitasi kandang serta lingkungan seputarnya.

Cacingan
Yang menimbulkan: sanitasi yg jelek.
Gejala: puyuh tampak kurus, lesu serta lemah.
Pengendalian: menjaga kebersihan kandang serta pemberian pakan yang terjaga kebersihannya.

8. Panen
Hasil pokok
Pada upaya pemeliharaan puyuh petelur, yang menjadi hasil utamanya adalah produksi telurnya yang dipanen setiap hari selama masa produksi terjadi.
Hasil Tambahan

Sedang sebagai hasil penambahan diantaranya berwujud daging afkiran, tinja serta bulu puyuh.

9. Pasca Panen ...

10. Kajian Ekonomi Budidaya

analisa Usaha Budidaya

Investasi
kandang ukuran 9 x 0,6 x 1,9 m (1 arah + tempat minum serta makan) Rp. 2.320.000,-
kandang besar Rp. 1.450.000,-
ongkos pemeliharaan (untuk umur 0-2 bulan)
ay Old Quail (DOQ) x Rp 798 (Harga DOQ) Rp. 1.596.000,-
Obat (Vitamin + Vaksin) Rp. 145.000,-
Pakan (sepanjang 60 hari) Rp. 2.981.200,-
Jumlah ongkos produksi Rp. 4.722.200,-
kondisi puyuh:
banyaknya anak 2000 ekor (jantan dan betina)
dampak mati 5%, sisa 1900
kemungkinan kelamin 15% jantan, 85% betina (285 jantan, 1615 betina)
selesai 2 bulan harga puyuh bibit Rp 3.625,- betina dan Rp 725 jantan
Penjualan puyuh bibit umur 2 bulan Rp. 4.408.000,-Minus Rp. -314.200,-
ongkos pemeliharaan (0-4 bulan)
200 DOQ x Rp 798,- Rp. 159.600,-
Obat (vitamin serta Vaksinasi) Rp. 290.000,-
Pakan (s/d usia 3 minggu) Rp. 2.459.925,-
Pakan (s/d minggu ke 4) betina 1615 ekor dan 71 ekor jantan (25% jantan layak bibit) Rp. 5.264.051,-
jumlahnya biaya produksi Rp. 8.173.576,-
kondisi puyuh:
Mulai umur 1,5 bulan puyuh bertelur tiap-tiap hari rata-rata 85%, banyaknya telur 1373 butir
Hasil telur 75 hari x 1373 x Rp 75,- Rp. 7.723.125,-
Puyuh betina bibit 1615 ekor @ Rp 3.625,- Rp. 5.854.375,-
Puyuh jantan bibit 75 ekor @ Rp 798,- Rp. 59.850,-
Puyuh jantan afkiran 214 ekor @ Rp 725,- Rp. 155.150,-
Keuntungan hasil dari penjualan Rp. 5.618.924,-
cost pemeliharaan (hingga umur 8 bulan)
ongkos untuk usia 4-8 bulan Rp. 1.625.137,-

penerimaan
Hasil telur (0,5 bulan) 195 x 1373 x Rp 75,- Rp. 20.080.125,-
Hasil puyuh afkir 1615 ekor @ Rp 798,- Rp. 1.288.770,-
Hasil jantan afkir 71 ekor @ Rp 725,- Rp. 51.475,-
Hasil jantan afkir (2 bln) 214 ekor @ Rp 725,- Rp. 155.150,-
Keuntungan beternak puyuh petelur dan afkiran jual Rp. 10.950.113,-

Jadi peternak semakin banyak menjumlah keuntungan apabila beternak puyuh petelur, baru lalu puyuh afkirannya dipasarkan ketimbang menjual puyuh bibit. penelitian usaha dihitung berdasarkan harga-harga yg laku pada tahun 1999
Beli Bibit Puyuh Petelur




Beli Bibit Puyuh Petelur


Jl. Dr. Moh. Hatta No.4, Kota Blitar, Jawa Timur


082136783880

Beli Bibit Puyuh Petelur

Beli Bibit Puyuh Petelur

Tidak ada komentar:

Posting Komentar